Sabtu, 17 September 2016
Kufur /Kafir
Senin, 01 Agustus 2016
Kopi
Sair sabda rindu menyentuh rasa dengan sunyi menjadi alasan keterkaitan kata dari sudut - sudut kehidupan yang sering terlupakan.
Cara pandang yang berbeda memberikan warna abstrak pada garis - garis setiap renungan uluhiyah.
Bagaimana mungkin terheran dengan ayat menjelma irama nan merdu?. satu saja memberikan tafsir beda.
Sore menjelang malam datang salam bersama angin tebarkan senyum ke mana - mana.
Raut wajah sayu namun menggelitik dengan kebahagiaan terpancar secangkir kopi terhidang disajikan.
Kopi identik orang malas, lama duduk terlihat melamun agak gila dengan kepulan asap hitam, namun tak sehitam hati mereka yang berani mencibir tanpa muka.
Kopi menyapa perbedaan membuka cerita dalam keterasingan saling sapa awal cerita akrab terasa tak tertutup etnis suku manusia.
Mereka yang terlalu kaku untuk kesetaraan yang harus nya bisa terbentuk di setiap moment, mereka kurang ngopi,
Sabtu, 30 Juli 2016
Syukur
Syukur, dilihat dari perspektif sisi lain.
1. Bil qoul
2. Bil Amal
3. Bil Itiqod
Paling tidak bisa mengucapkan Alhamdulillah disetiap moment, yang dirasa itu nikmat dan anugrah
Mengaplikasikan sdari apa yang diberikan untuk beribadah
Merasa bahwa ini adalah pemberian Allah
Lik Dzakir
nafkah muthah, nafkah idah, fiqh indonesia _cerai di depan hakim, pencatatan nikah wajib, jadi kalau nikab tidak dicatat maka nikah tidak sah_
الرجال قوامون على النساء بما فضل الله....
Intinya yg membedakan manusia di depan Allah itu taqwa