Rabu, 24 Juni 2015

DO'A

Ini tentang sebuah doa yang adalah sebuah senjata pamungkas bagi para muslimin di seantero jagat, ditakuti, disegani, dan diakui kemampuanya, sebagai seorang mukmin harus percaya, karena sebgai seorang hamba yang lemah tiada punya daya dan upaya pada apa pun jua, segalanya adalah kehendak yang maha kuasa, di mana pun kapan pun, bahakan yang punya kawasan kuburan teman mesra sang Izroil, mereka punya doa. Ini sedikit mengindikasikan pada manusia bahwa meraka adalah makhluk yang lemah, dan mereka mebutuh Tuahan sebagai sumber kekuatan yang lain dari luar dirinya. Karena mereka percaya maka mereka ada di dunia. Kemudian bisa disaksikan kengerian perang dunia adalah sebagai ayat yang jelas, dan tekhnologi nuklir dengan radiasinya bisa menghangus leburkan para yang lemah, menindas, menginjak injak, nista bodoh, mereka para tentara iblis, tak tau malu tak tau diri, tak bermoral dengan bangga congkaknya menindas kaum lemah, namun satu catatan penting, satu kartu As yang dimiliki kaum muslimin yang lemah, adalah senjata paling ampuh di alam semesta ini kengerianya lebih dahsyat dibandingkan nuklir para NASA adalah do a. Menilik sejarah perang badar saat kaum muslimin dengan jumlah tentara yang hanya 1000 orang bisa memaksa mundur 10.000 orang bejat kafiriin, itu bukan lain adalah karena doa Seluruh umat manusia.

Setiap orang Punya cara yang berbeda dalam memanjatkan doa, itu sesuai dengan kepercayaan individu, bagi kaum muslimin satu yang syakral itu mempunya indikasi wajib pada kehidupan mereka, ini hanya tentang kepercayaan, aqidah, jua iman seseorang, Implementasi dari iman adalah menjalankan Rukun Syariat Islam, Ya, Sholat, salah satu rukun islam itu ritual ketuhanan yang wajib dan sudah melekat mendarah daging kedalam jiwa, dan di dalamnya adalah doa2 hanya untuk menambah kedekatan mereka dengan Tuhan, namun bila saat saat tuhan mencoba berbicara dengan hambanya lewat bala musibah, demi satu kepastiian apakah si hamba, benar adanya adalah taat, mereka sering lalai, merasa tuhan tidak adil, alih alih sumpah serpah banyak memanggil nama syetan, mereka tidak tahu, cobaab yang menimpa ada karena Tuhan ingin sang hamba meminta berdoa memohon kepadaNya. Dan jiik mereka telah melewati fase tashawuf sabar tawakal dan do’a, maka Tuhan akan segera tersenyum, misiNya berhasil, maka setelah itu akan diangkat derajat sang hamba itu, bukankah Allah telah berfirman dalam Al quran
 وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ ۚ إِنَّ الَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِي سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ
Ini bukan celoteh para pendongeng ini firman kalam Tuhan yang sudah pasti benar adanya, dan tiada keraguan di dalamnya dzalikal kitabu la roybafiih, begitu bunyi surat Al Baqoroh ayat 2. dalam doa tersimpan sebuah hikmah tuhan, dan berbagai alasan yang menimmbulkan banyak pertanyaan, bahwa Kenapa Doa tidak dikabulkan? sedikit salah redaksi tentang itu untuk mengindikasikan bahwa uduni fastajiblakum benar adanya, bahwa dikatan, Tuhan bahagia mendengar Anak adam berdoa ia tidak langsung merespon doanya, karena ia masih ingin sang hamba tetap pada posisinya, ini bukam tuhan tidak mendengar apalagi tidak tau, itu mustahil. Dan bisa jadi mungkin Dengan begitu banyaknya Makhluk Tuhan di Alam semesta maka Ia mendahulukam mereka yang terdekat, VIP, ini sekali lagi tidak bisa mengartikan bahwa tuhan tidak mampu, namun lebih bagus kita menyebutnya sebuah keadilan Tuhan.

Selasa, 23 Juni 2015

Bosan

Pagi indah terasa, aktivitas berjalan seperti biasa, hari ini pertama kali masuk kelas dua Aliyah, mood lagi nek, nda tau kenapa, pikiran kacau, tubuhku ada disini namun jiwa ini entah sedang melayang kemana?. ditambah suasana kelas yang begitu membosankan, membuat kepalaku hampir meledak, BUMM,

Senin, 22 Juni 2015

Pelarian Penjara

Hubungan mereka sudah tak harmoni lagi, setelah 2 minggu cerita canda tawa di atas rangkaiakan kata membentuk bingkai-bingkai indah  mempesona, terlihat dari sini jelas sekali bintang-bintang di angkas berkedip iri, tersipu merah saksikan adam bisa tertunduk di bawah tatapan dewi, memenjara bentuk rangkaian baja memasung kejam, lentik irama jemari penuhi kesibukan, sampaikan kabar rindu demi kepuasan dahaga sang pujangga, celoteh hanya ada kala itu menjelma merajai pengobat rindu setiap waktu, sering bergumam hantar angan pada imajinasi "kapan dan dimana?"

Minggu, 21 Juni 2015

Kopi Alun Alun

Di sini di bawah terang malam masih sejuk dengan 4 gelas kopi beraneka rasa, kita berkumpul bukan sebagai kawan atau pun lawan, ini hanya tentang hidup bagaimana kita menjalani, arus tak selamanya mengalir deras di sungai itu cuaca menjadi faktor utama, namun kebersamaan ini tak bisa terungkap dengan deretan kata, alih alih hanya tulisan tak berbuah, sama saja di kala syahdu menemani mimpi adam yang sedag merana jatuh cinta,

Warung Kopi

Kata kehidupan bersosial perlu dipelajari untuk mejaga hati satu sama lainya, menjaga perasaan orang lain agar tidak tersakita, aku jadi teringat sebuah maqolah ”ucapan bisa menembus sesuatu yang tidak bisa ditembus oleh jarum” aku bukan filsuf yang dengan mudah bisa menafsirkan maqolah dengan mudah, aku hanya peminum kopi bisa, duduk di pojokan warung itu

Kamis, 18 Juni 2015

Agama Atau Budaya

Batas budaya agama


sekarang batas tak terlintas sebagai batas kemanusian sejatinya, seorang hamba sahaya tak punya daya upaya, kehendak adalah dusta baginya, jika mimpi itu nyata maka ia bisa segalanya, kehidupan berumah tangga acap kali hanya teori, atau terkadang diakusi di warung kopi merubah  jadi akrab, tanpa riset penelitian menuju munaqosah semua orang bebeas berkisah, beriang-riang di antara kepulan asap, dunia berbeda di luar sana, baju hanya jubah keimanan

Selasa, 16 Juni 2015

Mencari Perbedaan

Juni, 16 2015 on Tuesday

Rabu, 10 Juni 2015

PPL Perak

sudah lama sekali sejak terakhir kali kurasakan gelisah bahagia, sebab atau apa itu datang secara tiba2, pandangan pertama ku seolah menyegel dengam erat mataku, ia tak elak memandang terus paras ayunya namanya NHF

Sabtu, 06 Juni 2015

Sucied Bombing III

B.    Opinions that Forbid
While the contemporary scholars who forbid human bombings, among others:
a.       Shaykh Nasir al-Albani (scholars of Saudi Arabia).
b.      Shaykh Salih Al-Uthaymeen (scholars of Saudi Arabia).
c.       Shaykh Hasan Ayyub.
d.      Hai'ah Kibarul Ulama (Council of Senior Ulema of Saudi Arabia), led by 'Abdul-Aziz ibn Muhammad ibn Abdullaah Aal ash-Shaykh consisting of 16 eminent scholars such as Muhammad ibn Salih al-Lahaidaan, Abdullah bin Sulaiman al-Muni', Abdullah bin Abdurahman al-Ghudayan and others.
e.       Indonesian Ulema Council (MUI)

Jumat, 05 Juni 2015

Sucied Bombing II

PART THREE

“This is the poor man’s nuclear weapon; you don’t need a Tomahawk missile, this phenomenon is better. If a suicide bomber decides at the last minute he can turn 90 degrees from his target, to a new one, this is very powerful.”[36]         

We can deny from our live that I sure the terrorism will never end in this live, event in Indonesia and the other country, I don’t know why it is happen but suicide bombing and the suicide bomber are not the only one way that have to do , whereas many people don’t like it. I don’t know who is the suicide bomber?  

Oleh-oleh Darunnajat

Wednesday, October 20, 2010
Allahumma Sholi’ala sayyidina Muhammad.
Alhamdulillah hi robbbil’alamiin ‘ala kully ni’amihi
Semoga kita dapat berkumpul disana dibawah naungan beliau Nabi Muhammad SAW beserta sahabat dan para durriatnya.
Addu’au hua saiyful mu’miniin.
Orang yang keras hatinya, congak hatinya, ia takan pernah mendapatkan cinta dari wali Allah karena orangorang itulah yang menganggap semua manusia itu sama.
Mereka yang tdak pernah berterimakasih kepada kekasih Allah maka sesungguhnya ia tidak pernah berterimakasih kepada Allah.

Copyright @ 2013 Kaiwansi.