Selasa, 16 Juni 2015

Filled Under:

Mencari Perbedaan

Juni, 16 2015 on Tuesday

Filsafat adalah suatu jalan bagi seseorang untuk mencari sesuatu yang besar di luar dirinya, entah apa pun itu, bisa jadi Tuhan, atau pengetahuan tentang Tuhan itu, sederhana saja, kalau kamu pernah memikirkan Tuhan dg hakikay ciptaanNya, maka bisa saja kamu sedang berfilsafat.  Jadi intinya ketuhanan adalah Tauhid, jika kemudian kita sudah punya tauhid maka ada alat untuk mengaplikasikan ketauhidan kita untuk menunjukan kehambaan kita di depan tuhan, bahwa sejatinya manusia itu hamba biasa tidak ada kuasa, tashawuf yang menurut ku jalan atau alat itu adalah untuk mendekatkan kita dengan tuhan bukan mutlak kebenarannya, dan masih harus dibawa kebangku meja kopi,
Kenapa? Mudahnya Tauhid itu keyakinan biasanya orang menyebutnya akidah, menyangkut kepercayaan, itu privacy mutlak, namun sebagai manusia kita itu makhluq sosial, soal keyakinan individu itu sering tampak di depan mata mereka, alhasil sering kali ketika akidah kita tidak sesuai dengan merek, otomatis mereka akan mengecap sebagai kafir, sesat, dan dosa. Lalu? Yah kepercayaan kita punya pedoman yaitu al-qur’an dan hadits, dimana mereka adalah sumber utama ketuhanan kita (muslim), dan kita semua tercipta sebagai khirul ummah ukhrijat linnas. semua sudah diatur, sudah ada ilmunya, tugas kita hanya mencari dan menggali, samapai kita menemukan jalan yang benar. Soal kebenaran tidak ada yang muthlak,
Lho? Begitu adanya, yang masih sebagai manusia yang hanya bisa menghukumi satu sama lainnya dengan apa yang terlihat, karena Allah lah yang punya hukum tersirat, dan maha tahu dengan apa yang ada didalam hati manusia. Yang nantinya setiap individu itu punya ha katas kebenaran mereka, namun adakalanya sekali lagi sebagai makhluq sosial di bumi ini kita ada berrsama punya aturan persamaan, dan itu lebih condong ke syari’at,

0 komentar:

Posting Komentar

Copyright @ 2013 Kaiwansi.