sudah lama sekali sejak terakhir kali kurasakan gelisah bahagia, sebab atau apa itu datang secara tiba2, pandangan pertama ku seolah menyegel dengam erat mataku, ia tak elak memandang terus paras ayunya namanya NHF
, anak pasuruan semester empat di Unhasy, eantah lah aku belum begitu yakin, karena ini terlalu dini untuk mengkalaim kata "cinta" belajar dari pengalaman sebagai seorang yang ga jelas aku akui bahawa aku masih pengecut, entah hati tak tau harus merasa, sedih senang, atau kecewa, ternyata akau masih terlalu kekanak-kanakan, masin bodoh dan egois, terasa sudah alasan pertama mengapa aku tak mau terlau dekat dengan siapa pun, aku masih uncontrol over terkadang terlalu atau tidak sama sekali, sangkar diantara dua sudah pecah, mau sampai kapan? aku menerima tawaran jadi pembina sulit kalo mimikirkan kemana akan kubawa anak2 itu, merek masih suci, sejujurnya aku merasa tidak pantas, tapi mengapa? mudahnya aku ingin berubah dengan mediasi ini, aku berharap jalan ini jalan terbaik buatku, semoga Tuhan meridhoiku amien.
malam pukul 00.21 rabu 10Juni2015, anak pasuruan semester empat di Unhasy, eantah lah aku belum begitu yakin, karena ini terlalu dini untuk mengkalaim kata "cinta" belajar dari pengalaman sebagai seorang yang ga jelas aku akui bahawa aku masih pengecut, entah hati tak tau harus merasa, sedih senang, atau kecewa, ternyata akau masih terlalu kekanak-kanakan, masin bodoh dan egois, terasa sudah alasan pertama mengapa aku tak mau terlau dekat dengan siapa pun, aku masih uncontrol over terkadang terlalu atau tidak sama sekali, sangkar diantara dua sudah pecah, mau sampai kapan? aku menerima tawaran jadi pembina sulit kalo mimikirkan kemana akan kubawa anak2 itu, merek masih suci, sejujurnya aku merasa tidak pantas, tapi mengapa? mudahnya aku ingin berubah dengan mediasi ini, aku berharap jalan ini jalan terbaik buatku, semoga Tuhan meridhoiku amien.
sekali lagi aku hanya bisa terdiam melihat sosok ayu nya, entah Tuhan berlehendak menghadirkannya diantara kami, tugas suci yang kami emban saja mulai retak perlahan kropos, akal sehat celoteh hati jauh dari sangkaan, oh Tuhan kumohon Tunjukan jalanmu
pojok 06.54 100615
kegilaan ini semakin menjadi obsesi berambisi menghantar mimpi pada dunia ilusi, angan2 merajalela membelah samudra biru di pagi hari, sang mega merah lebih cepat hadapkan pada kenyataan, di sini masih asik dengan segelas kopi hitam khas warjok, tempat faovorit dimana semua orang bisa mengadu, bercerita bercengkrama melukiskan gelak tawa, bahkan mereka yg sedang mencari tuhan sering kali bermediasi disini di tempat ini, seperti singgasan lebih manis dari air tebu di pinggiran kota cukir. ini hanya tentang ppl ketika semua orang dituntut untuk serius, lebih bijak sana.
Road stiil in pojom go to ppl Perak
0 komentar:
Posting Komentar