Jumat, 05 Juli 2013

Filled Under:

Teori Cinta



Sebuah teori yang dinilai hati pantas untuk mendapat nilai A ketika ia ditemani air mata panas, tapi sebagai penghapus lara terukir indah bagi budayawan yang ingin menuahkan semua tinta2nya di atas bebatuan, cerita lama tentang cinta suci dan abadi, semua itu tak bisa diwujudkan di tengah samudra biru itu, bercermin hanya terlihat bayang semu sama, sama air mata dan embun pagi yang diagungkan dijadikan bahan untuk berkarya bercerita di atas lembaran2 kehidupan, ironis sekali fata morgana dituankan oleh sang buta akan Tuhan, suara itu masih memekikku mencekik menghantui pembuludarah menghambat dan merusak sistem saraf otak untuk berjalan mencari arti kehidupan. oh Tuhan,,,

0 komentar:

Posting Komentar

Copyright @ 2013 Kaiwansi.