Sebuah teori yang dinilai hati pantas untuk
mendapat nilai A ketika ia ditemani air mata panas, tapi sebagai penghapus lara
terukir indah bagi budayawan yang ingin menuahkan semua tinta2nya di atas
bebatuan, cerita lama tentang cinta suci dan abadi, semua itu tak bisa
diwujudkan di tengah samudra biru itu, bercermin hanya terlihat bayang semu
sama, sama air mata dan embun pagi yang diagungkan dijadikan bahan untuk
berkarya bercerita di atas lembaran2 kehidupan, ironis sekali fata morgana
dituankan oleh sang buta akan Tuhan, suara itu masih memekikku mencekik
menghantui pembuludarah menghambat dan merusak sistem saraf otak untuk
berjalan mencari arti kehidupan. oh Tuhan,,,
Jumat, 05 Juli 2013
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar